3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan

3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan- Sekilas Tentang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan

 

NPWP Kepanjangan dari Nomor Pokok Wajib Pajak berupa Rangkaian Nomor Seri yang di terbitkan oleh Direktorat Jendral Pajak (DJP) yang diberikan kepada Wajib Pajak (WP) sebagai tanda pengenal  dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

 

 

Karena Pentingnya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) ini, Maka bagi Anda yang telah memiliki penghasilan di Indonesia baik Perorangan maupun Badan.

 

 

Maka wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk kemudahan dalam Pelayanan yang tekait dengan perpajakan meliputi  Pembukaan rekening koran, pengajuan kredit di Bank, pembuatan Paspor, syarat untuk mendirikan Badan Usaha, Pembuatan Surat Perintah Setor (SPT) dan pelaporannya, serta Pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),dll.

 

Fungsi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan

3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan

 

Bagi Anda yang sudah memiliki Usaha Bisnis baik dalam bidang Jasa atau Dagang,  Kemudian menginginkan agar Usahanya di daftarkan menjadi sebuah Badan atau Perusahaan yang diakui secara sah menurut Hukum, maka Anda Wajib membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)  yang dapat di daftarkan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama setempat atau domisili tempat usaha Anda berada.

 

Jadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) memiliki Fungsi sebagai Identitas Wajib Pajak Baik pribadi maupun Badan, Sebagai sarana Administrasi perpajakan, Menjaga ketertiban dan pengawasan dalam pembayaran pajak dan administrasi perpajakan,

 

Menjadi persyaratan dalam pelayanan umum misalnya untuk Pembukaan rekening koran, pengajuan kredit di Bank, pembuatan Paspor, syarat untuk mendirikan Badan Usaha, Pembuatan Surat Perintah Setor (SPT) dan pelaporannya, serta Pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),dll.

 

Adapun Syarat-Syarat yang harus dipenuhi untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan adalah Sebagai Berikut:

  • Fotokopi Akta Pendirian atau Dokumen Pendirian dan Perubahan bagi Wajib Pajak Badan dalam Negeri – atau surat penunjukan dari kantor pusat bagi Bentuk Usaha Tetap (BUT);

 

  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) salah satu pengurus / pendiri perusahaan , Fotokopi Paspor dan surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa bila penanggung-jawab perusahaan bukan Warga Negara Indonesia (WNI);

 

 

  • Fotokopi dokumen izin usaha dan / atau kegiatan yang diterbitkan instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya Lurah atau Kepala Desa.

 

 

 

Prosedur Medaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan
3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan

 

Terdapat dua cara dalam mendaftarkan NPWP baik secara Online atau Anda bisa  langsung datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama setempat atau domisili tempat usaha Anda berada.

 

Berikut ini tata cara membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Secara Online:

 

Kunjungi situs Dirjen Pajak di www.pajak.go.id untuk langsung mengakses halaman pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)  online di situs Dirjen Pajak.

 

  1. A) Lakukan Pendaftaran Akun

– Kunjungi website ereg.pajak.go.id/daftar untuk melakukan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) baru.

 

– Isi data pengguna dengan benar seperti nama, alamat email, kata sandi (password), dan lainnya. Setelah semua terisi, klik “Save”.

 

– Lakukan aktivasi akun dengan memasukkan kode yang telah dikirimkan Dirjen Pajak melalui email terdaftar. Dan ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.

 

 

  1. B) Isi Formulir Pendaftaran

Setelah proses aktivasi berhasil, selanjutnya Anda harus login ke sistem E-registration dengan memasukkan email dan password akun yang telah Anda buat. Anda juga bisa mengklik tautan yang terdapat di dalam email aktivasi kedua dari Dirjen Pajak.

 

 

 

  1. C) Daftar Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Setelah berhasil login, Anda akan dibawa ke halaman Registrasi Data Wajib Pajak (WP) untuk memulai proses pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

 

Silakan mengisi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

 

 

 

 

  1. D) Kirim Formulir Pendaftaran

Setelah semua data pada formulir pendaftaran terisi lengkap, pilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar.

 

  1. E) Cetak & Tanda Tangan

Selanjutnya Anda harus mencetak dokumen seperti Formulir Registrasi Wajib Pajak (WP) dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara. Kemudian tanda tangani Formulir Registrasi Wajib Pajak(WP) dan lengkapi dokumen yang dibutuhkan.

 

 

  1. F) Kirim Formulir Registrasi Wajib Pajak ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Setelah berkas kelengkapannya siap, Anda harus mengirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak (WP), Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, beserta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat badan/perusahaan Anda sebagai Wajib Pajak terdaftar.

 

Berkas tersebut dapat diserahkan langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau melalui Pos tercatat. Pengiriman dokumen ini paling lambat dilakukan 14 hari setelah formulir terkirim.

 

Jika Anda tidak ingin repot-repot menyerahkan atau mengirimkan berkas secara langsung atau melalui pos di Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Anda dapat memindai (scan) dokumen Anda dan mengunggahnya dalam bentuk digital (soft file) melalui aplikasi e-Registration tadi.

 

 

  1. G) Tunggu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di kirim ke alamat Anda

Dirjen Pajak akan mengirimkan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Anda ke alamat terdaftar, Setelah perusahaan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), perusahaan sudah resmi terdaftar sebagai anggota masyarakat wajib pajak yang harus memenuhi kewajibannya setiap bulan secara tepat waktu agar terhindar dari denda yang harus dibayarkan karena faktor keterlambatan.

 

Adapun prosedur untuk Mendaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Antara lain:

  • Formulir permohonan NPWP diisi, lalu ditandatangani oleh direktur perusahaan / Wajib Pajak Badan.

 

  • Fotokopi KTP dan / atau paspor direktur (apabila bukan Warga Negara Indonesia / WNI) serta NPWP dan SKD (Surat Keterangan Domisili) lama (bila Wajib Pajak Badan / WPB pindah dari KPP lama ke KPP baru) harus diberikan.

 

  • Surat Keterangan Domisili (SKD) asli harus diperlihatkan.

 

  • Fotokopi berupa bukti pengesahan badan usaha dari Menteri Hukum dan HAM harus diperlihatkan.

 

 

Dari Uraian diatas dapat di tarik Kesimpulan sebagai berikut:

3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan
3 Syarat Mudah Membuat NPWP Badan

 

A.Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),  adalah nomor identitas sekaligus tanda pengenal wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

 

B.Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib dibuat di KPP di mana wajib pajak berdomisili.

 

C.Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),  baik orang pribadi maupun badan wajib dibuat sendiri dan tidak boleh diwakilkan. Namun Jika Anda mengurusnya melalui Kantor Notaris maka dalam pendaftarannya  memerlukan Surat Kuasa dari yang bersangkutan.

Tinggalkan komentar